Otomotif

Mercedes Tampilkan Seragam Balap Karya Yohji Yamamoto

reicha.net – Mercedes mengumumkan kolaborasi unik dengan desainer Jepang Yohji Yamamoto dan brand Adidas untuk meluncurkan seragam balap spesial menjelang Formula 1 GP Jepang.

Seragam hasil desain Yohji Yamamoto lewat lini Y-3 ini akan dikenakan George Russell dan Kimi Antonelli saat balapan di Sirkuit Suzuka, Minggu nanti.

“Akhirnya, kami akan terlihat dengan tampilan berbeda pada balapan akhir pekan nanti,” ujar Kepala Tim Mercedes, Toto Wolff, dikutip dari laman resmi Mercedes, Kamis.

Wolff menjelaskan kolaborasi ini merupakan perpaduan antara budaya Jepang dan dunia balap Formula 1. Ia menekankan Mercedes ingin menampilkan sisi kreatif dan inovatif di luar performa mobil.

“Sebagai sebuah tim, kami terus melanjutkan langkah untuk menggabungkan olahraga dengan kultur, dan itu terefleksi dalam kerja sama kami dengan Y-3, produk legendaris dari Yohji Yamamoto,” tambah Wolff.

Desain Seragam dan Filosofi Kreatif

Desain seragam tetap menggunakan warna hitam sebagai warna utama. Motif bulu abu-abu yang menyerupai bulu serigala menghiasi bagian lengan dan dada. Helm para pembalap juga menampilkan lukisan kepala serigala, menekankan tema kekuatan dan kecepatan.

Selain diaplikasikan di lintasan, desain ini juga akan dipakai pada pakaian off-track tim serta pada livery Mercedes W-17. Wolff menyebut hal ini menegaskan identitas visual Mercedes sekaligus menghormati budaya Jepang.

Kolaborasi ini menjadikan Mercedes tim balap Formula 1 pertama yang menerima desain khusus dari Yohji Yamamoto. Sebelumnya, hanya tim nasional Jepang dan Real Madrid yang pernah bekerja sama dengan desainer legendaris tersebut.

“Ini sebuah kehormatan bagi kami untuk bekerja sama dengan Y-3. Ini menandai Mercedes sebagai tim olahraga setelah Jepang dan Real Madrid yang menerima desain dari Yohji, dan saya yakin ini akan menjadi ikonik,” kata Wolff.

Baca juga: “Konflik AS-Iran Hambat Perjalanan Tim F1”

Dampak dan Pandangan ke Depan

Seragam ini tidak hanya menonjolkan aspek estetika, tetapi juga memperkuat branding Mercedes di Jepang, pasar penting Formula 1 dan olahraga global.

Kolaborasi dengan Y-3 diperkirakan akan meningkatkan daya tarik merchandise, memicu minat penggemar, dan membuka peluang kampanye kreatif di media sosial. Strategi ini mencerminkan bagaimana tim balap modern menggabungkan performa teknis dengan elemen budaya dan fashion.

Bagi para pembalap, seragam unik ini menjadi simbol kebanggaan saat tampil di Suzuka. Desain kreatif di lintasan juga dapat meningkatkan semangat dan motivasi tim, sekaligus menarik perhatian media global.

Melalui kolaborasi ini, Mercedes menunjukkan bahwa inovasi dalam olahraga tidak hanya soal mobil atau teknologi, tetapi juga gaya dan identitas visual. Pendekatan ini bisa menjadi tren baru bagi tim Formula 1 lain dalam menghubungkan olahraga dengan kultur lokal.

Dengan GP Jepang sebagai debut seragam ini, Mercedes berharap tampil impresif di lintasan sekaligus mencetak momentum kreatif yang berkesan bagi penggemar dan dunia balap internasional.

Baca juga: “Toto Wolff Klarifikasi Isu Max Verstappen ke Mercedes Musim Depan”

setnis

Share
Published by
setnis

Recent Posts

Polisi Tangkap 2 Orang Bawa Pisau dan Golok ke Aksi Mahasiswa

Reicha - Polisi tangkap dua orang yang kedapatan membawa pisau dan golok ketika hendak menuju…

2 weeks ago

Ayu Ting Ting Berharap RI Makin Makmur di HUT ke-81

Reicha  - Ayu Ting Ting menyampaikan harapannya untuk Indonesia saat memperingati Hari Ulang Tahun ke-81…

2 weeks ago

Menko Polkam Minta Bendera Bulan Bintang Aceh Dihormati

reicha.net - Menko Polkam Minta Persoalan penggunaan bendera Bulan Bintang di Aceh kembali menjadi perhatian…

2 weeks ago

235 Gempa Susulan Guncang NTT, Meluruh 2-3 Minggu

Reicha - 235 gempa susulan dan perkiraan aktivitas yang meluruh dalam 2–3 minggu perlu diluruskan.…

2 weeks ago

Dea Annisa Mantap Berhijab Usai Menikah, Ingin Jaga Diri

reicha.net  - Dea Annisa mengungkapkan keputusannya untuk mantap mengenakan hijab setelah menikah. Perubahan penampilan tersebut…

2 weeks ago

Mitos atau Fakta? Posisi Tidur Pengaruhi Postur Tubuh

Reicha - Mitos atau Fakta Posisi tidur ternyata dapat memengaruhi cara tubuh mempertahankan kesejajaran tulang…

3 weeks ago