TNI AL Pastikan Seluruh KRI Siap Meriahkan HUT ke-80 TNI
reicha – Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya Denih Hendrata memastikan seluruh Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) siap tampil dalam rangka HUT ke-80 TNI. Acara puncak akan digelar pada 5 Oktober 2025 di Teluk Jakarta, menampilkan sailing pass dan parade laut yang melibatkan puluhan kapal perang.
Menurut Denih, persiapan dilakukan secara intensif. Seluruh KRI dan kapal tempur pendukung sudah mengikuti latihan sailing pass di Teluk Jakarta. Dalam keterangan resmi, ia menegaskan bahwa total 50 KRI dari berbagai tipe akan dikerahkan. Armada ini tidak hanya akan berparade, tetapi juga memperlihatkan manuver tempur dan kemampuan menembakkan meriam.
Salah satu kapal yang akan tampil adalah KRI Brawijaya-320, kapal perang terbaru yang dibeli dari Italia. Kehadiran kapal ini menjadi sorotan karena menegaskan komitmen TNI AL memperkuat pertahanan maritim dengan alutsista modern.
“Untuk di laut, disiapkan sailing pass atau parade kapal dan demo kemampuan alutsista serta pasukan,” ujar Denih kepada reicha, Jumat. Ia menambahkan bahwa latihan terus digelar agar penampilan puncak berlangsung sempurna.
“Baca Juga: Kopassus Tumpas Enos Tipagau di Operasi Senyap“
Selain unjuk kekuatan kapal perang, TNI AL juga akan menghadirkan simulasi pembebasan sandera oleh pasukan elite Komando Pasukan Katak (Kopaska). Atraksi ini diharapkan memberikan gambaran nyata tentang kesiapan dalam menghadapi situasi darurat di laut.
Selain menampilkan kekuatan laut, TNI AL menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam perayaan HUT ke-80 TNI. Denih menyebutkan bahwa atraksi laut juga akan melibatkan unsur dari TNI Angkatan Darat (AD), Bakamla, Basarnas, Korpolairud, Bea Cukai, hingga kapal ikan masyarakat.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pertahanan maritim tidak hanya menjadi tanggung jawab TNI AL, melainkan juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Dengan melibatkan lembaga sipil dan aparat lainnya, berupaya memperlihatkan sinergi nasional dalam menjaga keamanan laut.
Denih menegaskan bahwa porsi atraksi tidak hanya difokuskan pada parade kapal perang. Ada juga demonstrasi kemampuan alutsista serta unjuk keterampilan pasukan gabungan yang menggambarkan koordinasi lintas sektor. “TNI AL juga kolaborasi dengan instansi lain seperti ADRI dari TNI AD maupun Bakamla, Basarnas, Korpolairud, Bea Cukai, bahkan kapal ikan masyarakat,” jelasnya.
Hingga menjelang acara, para peserta masih rutin melakukan latihan untuk memastikan atraksi berjalan lancar dan aman. Pemerintah serta masyarakat menaruh harapan besar pada perayaan ini sebagai momentum memperkuat rasa kebanggaan terhadap yang memasuki usia 80 tahun.
“Baca Juga: Parkir Sembarangan Kena Denda Otomatis ETLE“
Dengan persiapan matang, atraksi maritim ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga simbol kesiapan TNI AL dalam menjaga kedaulatan Indonesia. Kolaborasi lintas instansi menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan kekuatan pertahanan yang adaptif dan modern.
Reicha - Polisi tangkap dua orang yang kedapatan membawa pisau dan golok ketika hendak menuju…
Reicha - Ayu Ting Ting menyampaikan harapannya untuk Indonesia saat memperingati Hari Ulang Tahun ke-81…
reicha.net - Menko Polkam Minta Persoalan penggunaan bendera Bulan Bintang di Aceh kembali menjadi perhatian…
Reicha - 235 gempa susulan dan perkiraan aktivitas yang meluruh dalam 2–3 minggu perlu diluruskan.…
reicha.net - Dea Annisa mengungkapkan keputusannya untuk mantap mengenakan hijab setelah menikah. Perubahan penampilan tersebut…
Reicha - Mitos atau Fakta Posisi tidur ternyata dapat memengaruhi cara tubuh mempertahankan kesejajaran tulang…