reicha –Tim renang Indonesia menorehkan prestasi membanggakan di ajang Islamic Solidarity Games (ISG) Riyadh 2025. Dalam nomor mix 4×100 meter freestyle relay, skuad Merah Putih sukses meraih medali perak usai tampil impresif di babak final yang berlangsung di Olympic Pool Stadium, Riyadh, Arab Saudi, pada Minggu (9/11).
Empat perenang andalan Indonesia — Jason Donovan Yusuf, Nadia Aisha Nurzami, Joe Aditya Kurniawan, dan Azzahra Permatahani — turun sebagai wakil tanah air di nomor estafet campuran tersebut. Mereka harus bersaing ketat dengan tujuh negara lain yang menurunkan atlet terbaiknya.
Tampil di lintasan keempat, Jason membuka lomba dengan start cepat dan akurat, menjaga posisi Indonesia tetap di barisan depan sejak awal perlombaan. Pergantian ke Nadia Aisha Nurzami berjalan mulus. Nadia tampil tenang dengan ritme stabil, memastikan jarak dengan lawan tidak terlalu jauh.
Saat giliran Joe Aditya Kurniawan turun sebagai perenang ketiga, tensi lomba meningkat. Joe mampu mempertahankan kecepatan tinggi dan terus menempel ketat tim Turki yang tampil dominan.
Pelatih tim renang nasional menyebut hasil ini merupakan buah kerja keras tim dan dukungan penuh dari berbagai pihak. “Anak-anak tampil luar biasa. Mereka mampu menjaga fokus dan kerja sama sampai akhir lomba,” ujar pelatih usai pertandingan.
“Baca juga : AS Kembangkan Pasukan Lalat yang Disebar dari Pesawat”
Azzahra Permatahani Pastikan Indonesia Raih Perak di Islamic Solidarity Games 2025
Tim renang Indonesia menutup laga final nomor mix 4×100 meter freestyle relay di Islamic Solidarity Games (ISG) Riyadh 2025 dengan hasil gemilang. Dalam pertandingan penuh persaingan di Olympic Pool Stadium, Riyadh, skuad Merah Putih berhasil finis di posisi kedua dan membawa pulang medali perak.
Sebagai perenang terakhir, Azzahra Permatahani tampil dengan determinasi tinggi. Ia menjaga kecepatan stabil dan memastikan Indonesia finis dengan catatan waktu 3 menit 39,96 detik, hanya terpaut 1,81 detik dari tim Turki yang meraih emas dengan waktu 3 menit 38,15 detik. Sementara Algeria melengkapi podium di posisi ketiga dengan waktu 3 menit 41,49 detik.
Dalam pernyataannya melalui Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, Azzahra mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas hasil tersebut. “Kami senang bisa mempersembahkan medali perak untuk Indonesia. Hasil ini adalah buah dari kerja keras seluruh tim,” ujarnya. Ia menambahkan, keberhasilan ini menjadi dorongan moral bagi seluruh perenang untuk terus meningkatkan performa dan menambah koleksi medali di ajang berikutnya.
Sementara itu, Joe Aditya Kurniawan, salah satu anggota tim, juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan masyarakat Indonesia. “Kami sangat bersyukur atas hasil ini. Dukungan dan doa dari berbagai pihak membuat kami semakin bersemangat berjuang di kolam internasional,” tuturnya.
Prestasi ini mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan baru di cabang olahraga renang kawasan Asia. Dalam beberapa tahun terakhir, pembinaan atlet muda di bawah koordinasi Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB PRSI) menunjukkan hasil positif. Program pelatihan terukur dan partisipasi aktif dalam kejuaraan regional dinilai berkontribusi besar terhadap peningkatan performa tim nasional.
“Baca juga : China Klaim Jepang Picu Insiden Jet Tempur di Laut China Timur”




Leave a Reply