Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jayapura menyalurkan bantuan paket bahan pokok dan uang tunai bagi 168 Orang Asli Papua (OAP) di wilayah ini. Penyaluran dilakukan sebagai bentuk perhatian dan empati terhadap kebutuhan masyarakat lokal, khususnya kelompok rentan.
Ketua Baznas Kabupaten Jayapura, A. Musta’in Zubair, menyatakan program ini dilakukan berdasarkan pendataan yang bekerja sama dengan Kementerian Agama melalui Bimas Kristen dan Bimas Katolik. Pendeta dari masing-masing wilayah juga dilibatkan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
“Warga penerima bantuan sudah didata dengan cermat. Pendataan dilakukan bekerja sama dengan pihak agama dan pemerintah setempat,” kata Zubair, Sabtu.
Bentuk dan Nilai Bantuan
Setiap penerima bantuan mendapatkan paket bahan pokok senilai Rp150 ribu serta uang tunai Rp100 ribu. Program ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh Baznas Kabupaten Jayapura dengan melibatkan kerja sama berbagai pihak, termasuk BUMN dan BUMD.
Zubair menjelaskan, Baznas berharap bantuan tidak hanya terbatas pada paket pokok. Ke depan, program ini dapat berkembang menjadi pemberian beasiswa bagi siswa SD hingga SMA. Hal ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus kesejahteraan masyarakat OAP.
“Kami berharap bantuan ke depan bisa lebih luas, misalnya berupa beasiswa bagi anak-anak sekolah,” tambah Zubair.
Dukungan Pemerintah Daerah
Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, menyampaikan apresiasi atas komitmen Baznas. Menurutnya, program ini selaras dengan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pengembangan usaha kecil di kampung.
“Program pemberian bantuan ini sangat bermanfaat. Baznas membantu pemerintah daerah meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi lokal,” kata Basri.
Sinergi Lintas Lembaga
Baznas Kabupaten Jayapura menekankan pentingnya kerja sama lintas lembaga untuk memastikan program sosial berjalan efektif. Keterlibatan BUMN, BUMD, dan komunitas lokal dinilai mampu memperluas dampak positif bagi masyarakat.
Sejak awal, Baznas menargetkan bantuan ini tidak hanya bersifat sementara. Pendekatan jangka panjang diarahkan untuk mendukung pengembangan kapasitas masyarakat lokal, termasuk peningkatan keterampilan ekonomi dan pendidikan anak-anak.
Pandangan ke Depan
Program ini menjadi langkah awal Baznas Kabupaten Jayapura dalam memperluas manfaat dana zakat, infak, dan sedekah. Dengan strategi pemberdayaan berkelanjutan, Baznas berharap OAP yang menerima bantuan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka, lebih mandiri, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.
“Harapan kami, bantuan ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membuka peluang pendidikan serta ekonomi baru bagi OAP,” kata Zubair menutup pernyataannya.
Dengan implementasi program seperti ini, Baznas Kabupaten Jayapura menunjukkan bagaimana lembaga zakat bisa menjadi mitra pemerintah daerah dalam memperkuat kesejahteraan sosial, pendidikan, dan ekonomi masyarakat lokal




Leave a Reply