Medvedev
reicha.net – Daniil Medvedev mengawali musim 2026 dengan prestasi gemilang setelah menjuarai Brisbane International, turnamen ATP 250, Minggu (11/1). Petenis peringkat 2 dunia itu mengalahkan Brandon Nakashima dengan skor 6-2, 7-6(1) dalam final yang berlangsung selama satu jam 34 menit.
“Saya ingin mendedikasikan kemenangan ini untuk keluarga saya,” kata Medvedev kepada laman resmi ATP. Ia menjelaskan keluarganya tidak bisa hadir di Australia karena jarak tempuh yang jauh dan putra-putrinya masih kecil. Medvedev juga mendedikasikan trofi ini untuk putri bungsunya yang sedang berulang tahun.
Kemenangan ini menandai gelar ke-22 Medvedev di tur ATP, semuanya diraih dari turnamen berbeda, menunjukkan konsistensi dan prestasi yang langka. “Trofi ini agak terlalu berat untuknya,” ujar Medvedev sembari tersenyum saat membahas hadiah untuk putrinya.
Final Brisbane menghadirkan pertukaran pukulan intens dari kedua pemain. Nakashima memberi perlawanan sengit, terutama di set kedua, ketika Medvedev sempat kehilangan dua poin pada servisnya di kedudukan 5-4. Namun, Medvedev segera mengambil alih dan mendominasi tie-break untuk memastikan kemenangan.
Medvedev sebelumnya hampir meraih gelar di Brisbane pada 2019, namun gagal. Kali ini, ia menutup celah tersebut dengan kemenangan solid, menegaskan penguasaan pengalaman dan mental bertanding di level final.
Kemenangan ini melanjutkan momentum positif Medvedev sejak Oktober 2025, ketika ia mengakhiri paceklik gelar selama dua setengah tahun di Almaty, bekerja sama dengan pelatih baru Thomas Johansson dan Rohan Goetzke.
Baca juga: “Dewa United Gagal Manfaatkan Ruang, Ungkap Pelatih”
Brandon Nakashima, unggulan Amerika Serikat, sebelumnya tampil impresif tanpa kehilangan set dalam perjalanan ke final. Ia menargetkan gelar tur kedua setelah menang di San Diego pada 2022, tetapi kali ini Medvedev menunjukkan dominasi penuh.
Secara head-to-head, Medvedev kini unggul 3-0 atas Nakashima, mempertegas pengalamannya atas petenis muda asal AS itu. Medvedev juga menjadi unggulan pertama yang menjuarai Brisbane sejak Roger Federer pada 2015.
Kemenangan ini menegaskan kesiapan Medvedev menghadapi musim baru, menambah kepercayaan diri menjelang turnamen besar seperti Australian Open. Keberhasilan di Brisbane menunjukkan adaptasi cepatnya terhadap strategi baru dan kekuatan mental di lapangan.
Gelar ini juga memperkuat catatan karier Medvedev di level ATP 250 hingga 500, menunjukkan kemampuannya mengamankan trofi dari turnamen dengan level persaingan tinggi. Kombinasi performa konsisten, pengalaman, dan strategi matang membuat Medvedev menjadi salah satu kandidat kuat untuk gelar Grand Slam musim ini.
Dengan awal yang mulus ini, Medvedev diprediksi akan mempertahankan performa tinggi dan menjadi perhatian utama penggemar tenis global. Kemenangan di Brisbane menandai langkah awal yang solid dalam mengejar target besar sepanjang 2026.
reicha.net - Chat Tak pantas yang melibatkan seorang oknum guru besar di Universitas Padjadjaran menjadi…
reicha.net - Usulan Transportasi Wacana pemberian layanan transportasi umum gratis selama satu bulan muncul sebagai…
reicha.net - Kisaran Gaji Pekerja dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di Bank Indonesia…
reicha.net - Inspektorat Jatim mendalami laporan dugaan pemerasan yang melibatkan Bupati Tulungagung terhadap sejumlah aparatur…
reicha.net - Korut Uji Coba Bom Laporan terbaru menyebutkan bahwa Korea Utara melakukan uji coba…
reicha.net - Industri Tanggapi Temuan terbaru dari Badan Narkotika Nasional (BNN) yang menyatakan tidak menemukan…