reicha.net – Polisi berhasil meringkus tiga pelaku pencurian kabel listrik PLN yang beroperasi di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Aksi mereka menyebabkan gangguan pasokan listrik dan kerugian material.
Kapolsek Tambora, Kompol Muhammad Kukuh Islami, mengatakan para pelaku yakni EM (49), AP (46), dan N (41), diamankan pada Selasa (30/12). “Ketiga pelaku berhasil kami amankan setelah serangkaian penyelidikan mendalam,” ujarnya di Jakarta, Selasa.
Kronologi Pencurian dan Pemadaman Listrik
Kasus ini bermula dari laporan pemadaman listrik yang diterima PLN pada Rabu (26/11) pukul 13.00 WIB di Jalan Pengukiran 4 RT 02 RW 02, Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat.
Petugas PLN mendapati kabel sepanjang 30 meter hilang dari gardu listrik. Estimasi kerugian akibat pencurian mencapai Rp28 juta. Temuan itu segera dilaporkan ke Polsek Tambora untuk penyelidikan lebih lanjut.
Unit Reskrim Polsek Tambora melakukan olah tempat kejadian, mengumpulkan keterangan saksi, dan menganalisis rekaman CCTV. Hasilnya mengarah pada identifikasi tiga pelaku yang kerap melakukan aksi pencurian di beberapa lokasi.
Penangkapan Pelaku di Jakarta dan Bekasi
Pada Selasa (30/12), AP dan N berhasil ditangkap di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Duren Sawit, Jakarta Timur, pukul 10.30 WIB. Sementara EM sempat melarikan diri sebelum akhirnya ditangkap di Lapangan Bola Jalan Camat Raya, Kota Bekasi, pukul 12.00 WIB.
“Penangkapan ini dilakukan tanpa perlawanan berarti, dan seluruh barang bukti sudah diamankan,” jelas Kompol Kukuh.
Ancaman Hukum bagi Pelaku
Ketiga pelaku disangkakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang mengancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Polisi juga masih menelusuri kemungkinan keterlibatan mereka dalam kasus serupa di wilayah Jakarta lainnya.
Dampak dan Pencegahan
Kejadian ini menimbulkan gangguan signifikan terhadap pasokan listrik bagi warga Jakarta Barat dan Utara. PLN mengimbau masyarakat melaporkan kerusakan gardu atau dugaan pencurian kabel secara cepat untuk meminimalisir pemadaman.
Kepala PLN Unit Wilayah Jakarta, Bambang Haryanto, menegaskan bahwa pengawasan gardu dan jaringan listrik diperketat. “Kami meningkatkan patroli dan pemasangan CCTV di titik rawan agar pencurian tidak terulang,” kata Bambang.
Penangkapan komplotan ini menjadi peringatan bagi pelaku kejahatan serupa. Peningkatan pengawasan dan kerja sama antara PLN, kepolisian, dan masyarakat penting untuk menjaga pasokan listrik tetap aman.
Polisi menegaskan bahwa pihaknya akan terus menindak tegas aksi pencurian kabel listrik demi kelancaran pelayanan publik. Kerja sama warga juga diharapkan dapat mencegah kejadian serupa di masa depan.




Leave a Reply