reicha.net – PT Jasa Marga (Persero) Tbk resmi memperbarui aplikasi Travoy untuk mendukung mobilitas pengguna jalan tol di seluruh Indonesia. Peluncuran dilakukan pada acara Travoy Fest di Jakarta, Sabtu, dengan tampilan baru dan fitur-fitur yang lebih lengkap.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa peremajaan aplikasi dilakukan menyusul lonjakan penggunaan Travoy pada periode arus mudik-arus balik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).
“Di puncak arus balik tanggal 4 Januari, utilisasi aplikasi Travoy mencapai 60 ribu pengguna, atau sekitar 30 persen dari total kendaraan. Ini membantu menghindari kepadatan signifikan di ruas tol,” ujar Rivan.
Data Lalu Lintas Nataru: Volume Kendaraan Meningkat
Berdasarkan catatan Jasa Marga, total 5.804.126 kendaraan meninggalkan dan memasuki wilayah Jabotabek selama 18 hari libur Nataru 2025/2026. Jumlah kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek tercatat 2.944.900 unit, meningkat 10,2 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 2.671.323 kendaraan.
Rivan menekankan bahwa aplikasi Travoy menjadi alat penting untuk memantau kepadatan jalan dan memberikan informasi real-time kepada pengguna. “Masyarakat mengetahui kondisi jalan secara cepat sehingga bisa menyesuaikan perjalanan,” katanya.
Fitur Baru Travoy: Pemantauan dan Analisis Lalu Lintas Canggih
Peremajaan Travoy menghadirkan sejumlah fitur canggih, termasuk:
- Realtime CCTV untuk memantau kondisi jalan secara langsung
- Intelligent Traffic Analysis (ITA) untuk analisis kepadatan dan prediksi waktu tempuh
- Speed Cam sebagai peringatan kecepatan
- Weigh in Motion (WIM) untuk pengawasan kendaraan berat
- Incident Management System (IMS) untuk penanganan cepat insiden di jalan tol
Rivan menambahkan, ke depan Travoy akan dilengkapi reservasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan asisten virtual untuk mendukung pengalaman pengguna. “Kami ingin masyarakat bisa memanfaatkan teknologi ini secara maksimal, termasuk pada periode mudik Lebaran nanti,” ujarnya.
Optimisasi Mobilitas di Masa Mendatang
Pengembangan Travoy sejalan dengan proyeksi peningkatan volume kendaraan pada periode Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri mendatang. Rivan berharap masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi secara rutin untuk meminimalkan kepadatan.
“Utilisasi aplikasi ini sangat bermanfaat bila masyarakat pengguna jalan tol menggunakannya secara aktif. Ini akan mempermudah pergerakan kendaraan dan meningkatkan keamanan perjalanan,” kata Rivan.
Selain itu, Jasa Marga menekankan penggunaan teknologi sebagai bagian dari strategi digitalisasi jalan tol, yang memungkinkan pemantauan arus lalu lintas secara real-time, pengaturan kecepatan, dan penanganan insiden lebih cepat.
Penutup: Dukungan Teknologi untuk Transportasi Modern
Dengan peremajaan Travoy, Jasa Marga menegaskan komitmennya menghadirkan layanan tol yang lebih aman, nyaman, dan efisien. Fitur-fitur baru diharapkan dapat mendukung pengguna jalan tol dalam merencanakan perjalanan dan mengurangi risiko kemacetan, terutama pada musim liburan dan momen penting nasional.
Pengembangan ini juga menjadi bagian dari strategi Jasa Marga untuk meningkatkan pengalaman digital pengguna tol, seiring dengan peningkatan volume kendaraan dan tuntutan mobilitas modern.




Leave a Reply